menang atau kalah

Suatu siang ada seorang bapak-bapak yang pergi ke desa untuk menemui ibunya. Ia pergi mengendarai mobil darri kota ke desa. Memang, benar-benar cuaca saat siang hari sangat panas, dan bapak ini akhirnya pergi ke sebuah warung yang dekat dengan lapangan bola. Mulai teringat masa kecilnya saat ia ada didesa itu.

Saat ia duduk di kursi kayu yang panjang didekat warung tersebut, ia melihat pertandingan sepak bola dilapangan tersebut. Peserta Pertandingan itu adalah anak-anak antar desa. Karena ia sedang kepanasan, ia berteduh di warung tersebut dengan segelas es kelapa muda sambil menonton pertandingan tersebut.

“berapa skornya sekarang?” tanyanya kepada anak yang sedang kecapekan habis mengikuti pertandingan.
“Grup kami kalah, 8-3.” jawab anak itu sambil tersenyum.
“Bukankah kalian kalah dalam permainan ini? Tetapi kalian tidak tampak putus asa.” tanyanya sekali lagi dengan rasa penasaran.
“Kenapa kami harus putus asa? Kami hanya belum mendapat giliran untuk menang.” jawab anak itu sambil tersenyum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s